Pada th.1989 awal sy diproses unt mampu mencapai ikhlas dg nilai 7,5 dengan di bersihkannya hak-hak Allah yg ada di dalam diri sy yaitu rasa aku,rasa suci dan minta puji dengan berbagai macam penderitaan dan kesengsaraan,orang pertama yang digunakan lewatan Allah unt menguji sy adalah kakak kandung sy yg pertama bernama AGUS.Dialah yang mengatakan sy gila,bodoh,kena aliran sesat dlsbgainya.Saat itu dia juga diuji dengan Allah di beri kemulyaan di hadapan manusia,dia mempunyai usaha yg berkembang,kaya,pintar sehingga menjadi kebanggaan keluarga.Ortu sy terlena dengan kemulyaan dihadapan manusia yang dianggapnya karuniaNya.Di saat itu kondisi sy sangat hina di hadapan manusia,sehingga keluarga besar menganggapnya sy dilaknat oleh Allah.Akan tetapi sy sadar krn sy dibimbing orang tua rohani sy unt mengutamakan kemulyaan di hadapan Allah dengan mampu menyelesaikan segala ujian dng nilai ikhlas yang tinggi atau lulus.Perbedaan yg tdk bisa nyambung sama keluarga besar, sy pergi dari keluarga besar atas petunjuk para Beliau agar sekolah sy bisa tidak terganggu,dan memudahkan sy urusan dg para Beliau unt menerima ilmu kebenaran.
Beberapa tahun kemudian rupanya si Agus tdk kuat derajat mendapatkan ujian kemulyaan di hadapan manusia.Ibu sy seorang tokoh wanita yg aktif di organisasi kemasyarakatan,juga sebagai penasehat perkawinan,anaknya yg paling di banggakan dan paling dianggap yg mampu menaikkan derajat keluarga melakukan pologami dg pegawainya.Hal inilah yang menjadikan ibu sy tdk mampu menerima ujian Allah yg dilewatkan anak yang paling dicintainya sehingga wafat.Beberapa tahun kemudian si Agus juga mendapatkan vonis kanker usus.Segala cara dia lakukan akan tetapi Allah berkehendak lain dia wafat dalam usia kurang lebih 48 th,dg meninggalkan 2 isteri dan 6 anak yang 4 masih balita.
Pada bln ini merupakan proses2 terakhir pemilihan manusia yg bisa diajak benar atau tdk.Yaitu proses manusia dr gol.18 unt bisa masuk ke gol 17,5.yg akan di bantu oleh MM.Diantara para Beliau 5 Ifrit,Khidir,Adam,Jibril,Eva,yg belum mau menandatangani proses ini harus berakhir tdk ada lagi yg ditunggu hanya Beliau Khidir.Sehingga berkas belum bisa di serahkan kepada Zat(Allah).Dengan munculnya AGUS yg menganggap ilmu kebenaran seperti Lia Eden berarti aliran sesat yg berarti fitnah sedangkan dia blm pernah baca buku. Para Beliau melalui sy sdh memberikan ilmunya sampai saat ini sdh 9 buku dg terang dan jelas maksud tujuan diturunkannya ilmu kebenaran.Dia juga tdk mau membeli buku sbg lewatannya ilmu kebenaran, karena kemahalan,maka saat itulah Beliau Khidir mau tanda tangan dan sudah ikhlas tidak ada yg ditunggu lagi.Dan proses resmi ditutup.
Terima kasih mas Agus melalui sebab anda proses yg sdh 24 th ini berakhir.Dengan berakhirnya proses ini garis tegas akan wujud nyata mana manusia yg bisa diajak benar dan tdk bisa diajak benar.Khusus mas Agus gak usah percaya lihat saja bukti nyatanya.
Ya ,bu sang dalang skenarionya begitu tumbu oleh tutup pas kan?.Berakhirnya proses ini peran saya sbg umpan unt menentukan tingkat keimanan seseorang juga berakhir.Sekarang tugas MM yang menyembuhkan,mendidik ,menjaga setiap individu yg mau diobati, artinya manusia yg mau di ajak benar.iklannya sdh ada bu di asuransi axa kalau gak salah yg orang hrs menyeberang garis merah sebgai batas.Sy murni sbg penulis ilmu kebenaran, beban sy ringan.Kalau dipakai umpan kan di hina,di caci maki,di fitnah harus menerima dg ikhlas nilai sempurna,secara jasmani kalau membahayakan fisik menghindar sampai Beliau menentukan nilai manusia tsb selama24 th.



0 komentar:
bILa punya waKTUberikan komentar di sini :