Dalam perjalanan sy unt mendapatkan ilmu kebenaran,para Beliau memberikan julukan terhadap manusia yg waktu hidupnya dihabiskan untuk mengulang ujian Allah yg sama dan tidak lulus2 dg sebutan manusia poco2 artinya didalam gerakan senam tsb kedepan,belakang,samping kanan dan kiri atau jalan ditempat hanya variasi gerakannya sj yg berbeda.Beliau memberikan penegasan bahwa yg mampu menjadikan lulus dan tidaknya letaknya ada dihati kita,apabila hati kita dikendalikan nafsu tidak akan mungkin mampu lulus,hanya manusia yg mampu menjadikan hatinya bisa dikendalikan fitrahnya yg bisa terlepas menjadi "Manusia poco-poco".


0 komentar:
bILa punya waKTUberikan komentar di sini :