Selasa, 12 Februari 2013

AYAT TERSIRAT"MELAKSANAKAN ALQURAN IBARAT MENDAPATKAN UNDANGAN DARI ALLAH"

Ketika kita mendapatkan surat undangan dari teman,saudara ,baik undangan perkawinan,sunatan,ultah dlsbgainya,maka langkah yg kita lakukan:
1.Membaca surat undangan tsb.
2.Menghafal atau mengingat-ingat hari,tanggal,jam,tempatnya.
3.Mempersiapkan baju yg pantas,hadiah secara bhs hub.dg manusianya.Kalau bahasa hub.dengan Allah memahami maksud tujuan Allah menurunkan ayat tsb.
4.Pelaksanaan secara nyata atau kehadiran ditempat undangan tsb.
Bagi manusia yg tingkat keimanannya masih kurikulum TK sehingga dikendalikan oleh nafsunya mereka menganggap membaca dan menghafal AlQuran sudah dianggap sempurna tidak perlu langkah 3 dan 4,cukup langkah 1 dan 2 sj.Karena kurikulum yg diketahuinya langkah tersebut sdh mendapatkan pahala yg berlipat ganda dan masuk surga.
Manusia tersebut akan tampak ketika diuji unt menentukan perbuatan yg benar dan tidak benar bisa di pastikan tdk akan mampu lulus.Mengapa?karena manusia tsb tidak mendptkan pertolongan Allah berupa petunjuk menjadi manusia benar.Bukti nyata telah diwujudkan olehNya,banyak ahli agama menjadi koruptor,meskipun secara jasmaninya tampak ahli ibadah,ahli sujud dengan tanda kening yg hitam,semuanya tidak menjamin menentukan akhlaknya.Dan anehnya manusia tsb seolah-olah tidak merasa bersalah,menganggap Allah tdk mengetahui segala perbuatannya kareha Allah tdk tampak secara kasat mata.Meskipun setiap hari selalu menyebut Tiada Tuhan selain Allah,mereka lebih takut hukuman manusia dari pada hukuman Allah.
Bagi manusia yg di kendalikan fitrahnya ibarat kurikulum SD keatas karena kurikulum tsb sdh mengenal adanya ujian.Mereka akan mampu melaksanakan undangan dg 4 langkah tsb.Sehingga oleh Allah akan diberi pertolongan berupa petunjuk untuk menjadi manusia benar,sehingga sewaktu-waktu diuji mampu membedakan dg tegas perbuatan yg benar dan tdk benar karena mereka lebih takut kepada Allah daripada kpd manusia.Sedangkan unt menjadi manusia kendali fitrah harus memahami dan mengerti ilmu kebenaran.Dengan bekal ilmu tsb,ibaratnya manusia akan mendapatkan kartu bolak balik artinya secara rohani dpt bantuan MM secara jasmani pintar dan mengerti strategi mengendalikan nafsu.
Jadi untuk mempunyai akhlak mulia ditentukan oleh lulus atau tidaknya ujian yg di berikan Allah terhadap setiap individu manusia. 

 

Sahagia Tracapa : Ya, bu Ririn, sepertinya akhir2 ini peristiwa mulai terkuak (kalau dulu tertutupi) seolah "ahli agama" dg embel2 haji, menuntut ilmu agama sampai ke timur tengah, fasih berbahasa Arab, kening/jidat hitam, baju ala timur tengah, slogan kampanye nya jujur sangat "Islami",..tapi : Korupsi besar2 an di Depag, ttg pengadaan kitab suci AQuran, urusan naik haji, urusan daging sapi impor, ditambah beli jasa pemuas hawa bafsu birahi (mana istrinya sudah 5, ada yg sdng hamil 8 bln lg). Ternyata tujuannya cuma nafsu saja, rakyat sudah jengah dg yg bersandiwara "ahli agama', tapi tidak kuat iman dlm arti hakikatnya.  

 

Ririn Atika:  Sangat berat hukuman Allah terhadap manusia yang sudah tahu akan tetapi pura2 tidak tahu,Beliau menyebutnya manusia Dajjal dan saat ini di dunia sangat banyak.Sedangkan yang mampu membinasakan mereka hanya Allah.Kewajiban kita berdoa agar kita di jauhkan menjadi manusia tersesat,dan tetap istiqomah atau selalu mempunyai ketetapan hati menjadi manusia yg benar sampai akhir hayat.

 

 

Indriana Fjr Amin: ...semoga diberi kemudahan menjadi manusia yang lulus serta pintar dan mengerti strategi mengendalikan nafsu karena bagi saya ini masih sangat berat. Maaf bu bisa dijelaskan lagi maksudnya manusia yang tahu tapi pura2 tidak tahu dan manusia dajjal yang bagaimana? Terima kasih  

 

Ririn Atika:  Manusia tersebut di beri akal pikiran yg cerdas,pintar.Dia mengetahui ilmu segala yg benar dan salah.Akibat dari kendali nafsu rasa aku yg menjadikannya lebih utamakan kepentingan nafsunya segala aturan Allah dianggap sebatas wacana saja.Manusia tsb tidak bisa membedakan diridhoi olehNya atau di turuti akan tetapi sejatinya di biarkan bahsa jawanya di ulu2.Manusia Dajjal itu ibaratnya manusia mata satu,satu mata mengetahui satunya ditutupi atau pura2 tdk tahu,akhirnya di jerumuskan nafsunya menjadi manusia yg benar2 tdk tahu sehingga mereka tersesat,yg menjauhkan dari petunjuk Allah.  

 

Ririn Atika : Gak perlu membenci sama dengan mengotori hati kita,Allah menjadikan segala peristiwa ambil ilmu dan hikmahnya.Kita sebagai manusia makhluk yang paling sempurna di lengkapi rasa,akal pikir gunanya untuk mampu membedakan berbuatan yang bermanfaat dan tidak bermanfaat atau menggunakan nafsu atau fitrah yang keduanya ada didalam diri kita sendiri ,dan yang menanggung akibatnya baik secara hubungan  dengan Allah maupun manusia adalah diri kita sendiri.

0 komentar:

bILa punya waKTUberikan komentar di sini :